x
.

Tuntut Kejelasan Proses Hukum, Mahasiswa Riau Pertanyakan Langkah KPK Terkait SF Hariyanto

waktu baca 2 menit
Jumat, 9 Jan 2026 19:56       Editor 1

Detikxpost – JAKARTA — Penanganan perkara yang menyeret nama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, kembali menjadi sorotan. Gerakan Mahasiswa Riau Jakarta (GEMARI Jakarta) mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menuntut transparansi dan kepastian hukum atas proses yang dinilai belum jelas arahnya.

Aksi tersebut merupakan unjuk rasa Jilid IV yang digelar di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (9/1/2026). Massa aksi mempertanyakan kelanjutan penanganan perkara, mengingat sebelumnya KPK telah melakukan penggeledahan dan penyitaan di sejumlah lokasi.

Baca Juga:  Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bangun Komunikasi Terbuka Lewat Coffee Morning Bersama Insan Pers

Koordinator Nasional GEMARI Jakarta, Kori Fatnawi, menyatakan bahwa publik berhak mengetahui perkembangan perkara yang melibatkan pejabat publik, terlebih setelah adanya tindakan hukum berupa penggeledahan dan penyitaan.

Ketika sudah ada langkah hukum seperti penggeledahan dan penyitaan, seharusnya diikuti dengan penjelasan resmi kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi,” ujar Kori dalam orasinya.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada keterangan terbuka mengenai nilai barang yang disita, status hukum SF Hariyanto, maupun tahapan penanganan perkara yang sedang berjalan di KPK.

Kondisi tersebut, kata Kori, berpotensi menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat dan dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.

Baca Juga:  Kontroversi Thomas Larfo Dimiera di Pemprov Riau: Rangkap Jabatan dan Jejak Dugaan Korupsi

GEMARI Jakarta juga menyinggung pemanggilan SF Hariyanto oleh KPK terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), serta sorotan publik terhadap gaya hidup keluarga yang sempat mencuat beberapa waktu lalu. Namun, menurut mereka, hasil pemeriksaan tersebut tidak pernah disampaikan secara terbuka.

Rangkaian peristiwa ini dilihat publik sebagai satu kesatuan. Ketika tidak ada penjelasan lanjutan, wajar jika masyarakat mempertanyakan kejelasan proses hukumnya,” kata Kori.

Meski demikian, GEMARI Jakarta menegaskan bahwa aksi tersebut tidak bertujuan untuk menghakimi atau menyimpulkan kesalahan pihak mana pun. Mereka hanya meminta KPK menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas sesuai dengan kewenangan lembaga penegak hukum.

Baca Juga:  Viral Video Diduga Kontes Waria di THM Pekanbaru, Publik Minta Klarifikasi Pihak Terkait

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa membawa spanduk dan bendera Merah Putih, lalu membubarkan diri secara damai.

GEMARI Jakarta menyatakan akan terus memantau perkembangan perkara ini hingga KPK memberikan penjelasan resmi kepada publik mengenai status dan arah penanganan kasus yang dimaksud.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x
    x