x
. . . .

Kejagung Minta Daerah Berani Tangani Korupsi Besar, Papua Jadi Sorotan

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Apr 2026 14:35       Bunga Cantika

Mataxpost | Jakarta – ST Burhanuddin meminta jajaran Kejaksaan di daerah berani menangani kasus korupsi berskala besar. Ia menegaskan pemberantasan korupsi di daerah harus sama gencarnya dengan upaya di tingkat pusat. (01/04)

Arahan tersebut disampaikan Burhanuddin saat melakukan kunjungan kerja di wilayah Kejaksaan Tinggi Papua pada Selasa (31/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia menginstruksikan jajaran di Papua agar tidak hanya terfokus pada perkara dana desa.

“Pemberantasan korupsi di daerah tidak boleh kalah gencar dengan pusat dan tidak boleh hanya terfokus pada dana desa, melainkan juga harus berani menindak kasus dengan kerugian negara yang besar,” ujar Burhanuddin dalam keterangannya, Rabu (1/4).

Menurutnya, keberanian dan profesionalisme aparat penegak hukum menjadi kunci dalam membongkar praktik korupsi yang berdampak besar terhadap keuangan negara serta kesejahteraan masyarakat.

Burhanuddin juga menyoroti sejumlah perkara besar di Papua, di antaranya dugaan korupsi dana PON XX Papua serta pembangunan sarana aerosport di Mimika. Ia menekankan pentingnya optimalisasi pemulihan kerugian negara.

Terkait hal tersebut, Burhanuddin mengungkapkan masih terdapat tunggakan uang pengganti sebesar Rp97,14 miliar di wilayah Papua yang perlu segera ditindaklanjuti.

“Mengingat masih terdapat tunggakan uang pengganti sebesar Rp97,14 miliar di wilayah Papua,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menekankan penguatan peran Kejaksaan di berbagai sektor strategis. Di bidang pidana umum, ia menyoroti minimnya jumlah balai rehabilitasi serta masih adanya tunggakan eksekusi terpidana dan barang bukti di sejumlah Kejaksaan Negeri.

Baca Juga:  SATU GARIS: Napi Hukuman Mati Kabur dari Rutan Siak, Diduga Ada Bantuan dari Dalam
Baca Juga:  Skandal Mafia Tanah di Bukit Batu: Mantan Kades Buruk Bakul Diduga Hilangkan Surat Tanah dan Buat Laporan Palsu secara Tersruktur dan Sistimatis.

Secara khusus, Burhanuddin meminta profesionalisme dalam menangani perkara yang menarik perhatian publik, seperti kasus penembakan pesawat Smart Air oleh kelompok kriminal bersenjata di wilayah Merauke.

Baca Juga:  Dana Desa Bengkalis Disorot, SATU GARIS Minta Kemenkeu Audit Total

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x
    x